Pagi Adalah Tidur Lebih Nyenyak

Insomnia adalah kutukan bagi mereka yang mencintai pagi. Aku masih terjaga pada pukul 6.00. Berusaha untuk lelap adalah satu-satunya cara yang masih kulakukan. Pagi, dengan tembilang ayam dan suara deru kendaraan yang mulai riuh, adalah lagu pengantar tidurku. Barangkali, aku hanya butuh barang satu atau dua jam untuk merebahkan kepalaku.

Dalam kepalaku ada pasar yang tak pernah tutup. Selalu ramai dan sibuk. Pikiranku serupa pedagang yang terlalu cerewet menawarkan barangnya. Pikiranku juga serupa pembeli yang tak mau berhenti menawar harga dengan harga paling rendah. Kepalaku dipenuhi oleh pikiran-pikiran menyebalkan yang tak mau tidur.

Selamat pagi. Aku hanya butuh tidur yang cukup. Sebelum tidur yang abadi: mati.

Advertisements

One Reply to “Pagi Adalah Tidur Lebih Nyenyak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s