Misalkan Kita Di Aleppo

Misalkan Kita Di Aleppo

Misakan kita di Aleppo: kau akan rebah
hidup dalam apartemen yang bolong
karena biji mortil dan pekik suara ganjil
akan terus terdengar sepanjang arus
waktu yang tak hendak digerus

Tak kau tahu di Aleppo: musim dingin
akan membekukan darah para bocah,
sekerlip lilin seumpama nafas
nyawa seringan kapas
dan duka terus berpilin dengan gegas
di antara salju dan sekerat daging yang mengeras

Di Aleppo,
Baba Noel adalah santa
dengan sakantung hadiah
berisi tawa?
Namun, patutkah kita berbahagia?
Sedang perang selalu nyala
di mata para tuan dan puan
yang sibuk bermain api neraka

Misalkan, misalkan kita di Aleppo:
Harapan akan memucat
orang-orang papa memanggul cacat
dengan tangan buntung
dengan kaki buntung
Hidup menjelma gumpalan awan mendung
Nasib hanya selarik lagu buat berkabung

Tapi, misalkan kita di Aleppo:
orang-orang melempar laknat
doa terus keluar dari mulut bertuah,
masihkah orang-orang berperang karena aqidah?
barangkali tidak, tuan
perang adalah perut yang lapar

2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s