Hari Belut Nasional

belut-uuu

Di Jepang, ada hari peringatan nasional yang unik. Hari itu adalah hari belut nasional atau Doyo No Ushi No Hi. Pada hari itu, seluruh masyarakat Jepang, dari anak-anak hingga kaum lansia merayakannya dengan memakan belut bersama-sama. Semacam festival, dimana berbagai macam belut diolah menjadi masakan yang bisa menerbitkan air liur. Salah satu jenis yang paling digemari adalah belut panggang. Belut panggang, biasanya adalah masakan yang diolah dari belut pilihan. Belut ini di ambil dari danau sekitar Shizuoka. Belut yang ditangkap kemudian dikuliti dan dibaluri oleh bumbu lokal khusus. Kemudian dipanggang dan taraa…

belut-panggang
belut panggang khas jepang

Ada juga belut yang direbus dan disajikan bersama wasabi. Segala macam jenis menu belut itu niscaya akan membuat anda semua meneteskan air liur. Namun, yang harus diingat dari makhluk yang serupa ular itu adalah: kelicinannya. Kelicinan itulah yang sesungguhnya berbahaya. Sifatnya itu, diam-diam bisa membunuh anda.

Saya pernah membaca sebuah berita dari portal berita daring, bahwa ada seorang bocah yang mati karena isi perutnya hancur setelah menelan belut yang masih hidup. Bocah itu, sesungguhnya tak sengaja. Ia tak hendak menelan belut itu, ia hanya ingin menciumnya. Namun, naas. Belut itu melewati tenggorokan, lalu ususnya, lalu mati.

Begitulah. Belut juga bisa berbahaya.

Dan saya pikir, tanggal 15 Februari 2017 kemarin, Indonesia seharusnya juga merayakan hari belut nasional. Karena…..

 

 

Tentu anda tahu alasannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s